Membuat Register Risiko Sederhana

Register risiko atau daftar risiko adalah suatu daftar yang memuat risiko-risiko yang dihadapi oleh suatu entitas. Daftar ini merupakan salah satu wujud pendokumentasian proses manajemen risiko dan merupakan penerapan prinsip manajemen risiko ISO 31000 yang kelima: sistematis, terstruktur, dan tepat waktu. Dokumen ini mulai dibuat pada proses identifikasi risiko (subproses penilaian risiko), sesuai dengan klausul 5.4.2 ISO 31000.

Suatu register risiko paling tidak perlu memuat hal-hal berikut ini:

1. Kode Risiko: Kode unik pengenal risiko.
2. Sasaran: Hal yang akan terganggu bila risiko terjadi.
3. Risiko: Peristiwa yang mungkin terjadi karena ketidakpastian dan dapat menghalangi pencapaian sasaran.
4. Penyebab: Apa yang menyebabkan suatu peristiwa terjadi. Biasanya berupa fakta kondisi yang sudah terjadi.
5. Akibat: Akibat langsung dari suatu peristiwa risiko.

Contoh kasusnya seperti ini. Besok saya harus menghadiri rapat pada pukul 8 pagi. Sementara itu, malam ini saya ada acara yang berlangsung hingga larut malam. Saya memiliki risiko terlambat bangun yang dapat mengakibatkan saya terlambat tiba pada rapat itu.

1. Sasaran: Hadir pada rapat pukul 8 pagi
2. Risiko: Bangun terlambat
3. Penyebab: Ada acara pada malam sebelumnya
4. Akibat: Terlambat menghadiri rapat

Berdasarkan uraian tersebut, kita dapat melakukan hal-hal yang diperlukan untuk mencegah risiko bangun terlambat terjadi atau dapat pula menangani dampak bila risiko itu terjadi. Register risiko dapat kita manfaatkan untuk melanjutkan analisis, evaluasi, dan perlakuan terhadap risiko.

Sumber: ibfgi.com