BIG Raih Sertifikasi ISO/IEC 20000 Bidang Manajemen Layanan Teknologi Informasi

Badan Informasi Geospasial (BIG) berhasil meraih sertifikasi ISO/IEC 20000 terkait manajemen dan layanan teknologi informasi (TI) pada periode tahun 2017 bidang standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi (IT Service Management).

ISO/IEC 20000 merupakan standar dalam hal produk atau layanan organisasi yang menyelenggarakan IT services. Dalam rangka mengadopsi standar 9000 yang merupakan penerapan good corporate governance atau tata kelola yang baik.

“Secara undang-undang BIG memiliki tugas mengumpulkan data dan informasi Geospasial, yang nantinya dikelola, disimpan dan didistribusikan data Geospasial,” tutur Hasanuddin Zainal Abidin, Kepala BIG, Selasa (09/01).

Dalam rangka menyimpan, mengelola dan mendistribusikan, BIG harus mengaplikasikan sistem berbasis IT selain itu BIG juga memiliki tugas untuk membangun jaringan informasi Geospasial Nasional.

Kepala BIG bersama Direktur Badan Sertifikasi dan Direktur Proxsis IT Group

Proses sertifikasi ISO 20000 yang dibantu oleh Proxsis IT dimulai dengan membuat dan membangun sistem informasi IT Services terlebih dahulu. Ketika sistem sudah siap, badan sertifikasi melakukan audit dengan melihat kepatuhan terhadap persyaratan ISO/IEC 20001:2011.

Audit tersebut dilihat berdasarkan integrasi pada tiga proses, yaitu kompetensi sumber daya manusia sesuai dengan ISO/IEC 20001:2011, proses yang terlibat pada Geospasial, dan IT services baik dari hardware maupun software.

Sertifikat yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi berlaku dalam jangka waktu tiga tahun dan disetiap tahunnya akan dilakukan surveillance audit. Hal tersebut bertujuan untuk melihat sistem manajemen IT services yang diimplementasikan di Geospasial masih berjalan sesuai dengan persyaratan dan melihat perbaikan yang telah dilakukan oleh Geospasial.

Sertifikat tersebut menjadi jaminan kualitas IT Services yang berada di BIG dan semua stakeholder baik internal maupun eksternal. Lingkup sertifikasi ini terkait dengan layanan intenet, email dan penyimpanan berbasis cloud.

Hasanuddin berharap penerapan ISO 20000 ini dapat meningkatkan kualitas layanan BIG bagi instansi pemerintah, pemda dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Informasi geospasial.

No comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: