Implementasi Sistem Aplikasi Asset and Liability Management (ALM) di Bank Jatim

Proxsis Consulting Group ditunjuk sebagai konsultan pendamping untuk implementasi Asset and Liabilty Management (ALM) di Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim). Sesuai dengan aturan OJK dan Bank Indonesia yang lebih ditenkan lagi dalam persyaratan Basel III, sebuah bank harus mengelola Aset  dan Liability-tnya dengan tujuan agar terjadinya optimasi antara kelancaran likuiditas bank serta optimalisasi penggunaan aset (terutama Dana Pihak Ketiga) untuk kebutuhan bisnis.

Untuk dapat mengelola Asset dan Liability-nya secar komprehensif, sudah selayaknya digunakan suatu sistem (aplikasi) yang memiliki kemampuan untuk membuat analisis, simulasi dan proyeksi terkait dengan Asset and Liability tersebut, yaitu Sistem Aplikasi Asset and Liability Management. Diharapkan dengan mengimplementasikan sistem ini, analisis, simulasi dan proyeksi  terkait asset, liability, liquidity risk, pricing, re-pricing dan transfer pricing dapat dilakukan secara akurat sehingga keputusan-keputusan yang diambil dalam rapat di level working group maupaun rapat ALCO dapat dijalankan secara efektif.

Sebagai salah satu milestone dalam pekerjaan ini, berlokasi di kantor pusat Bank Jatim di Surabaya, pada tanggal  18 Juni 2015 diselenggarakan Wokshop ALM Internal di Bank Jatim yang dihadiri oleh Jajaran Direksi Bank Jatim. Dalam arahanya,  Dirut  Bank Jatim Bapak Suroso memaparkan fungsi utama perbankan dalam mengelola dana sehingga memberikan hasil yang baik. Di situlah pentingnya unit treasury dan asset liability Bank Jatim berperan. Workshop ini menghadirkan Ibu Lisbeth Juniar,  Assistant Vice President Market Group Bank Mandiri sebagai pembicara utama. Acara ini juga dihadiri oleh Chairman Proxsis Group, Rudi Maulana, CEO Proxsis Strategic GROUP, Roni Sutrisno serta Senior Proxsis IBF Consultant, Endarto Weltam.

By : Team P-News

%d bloggers like this: