Indonesia Menjadi Tuan Rumah Rapat Pleno ISO/TC 176 Ke-33 di Bali

Bali – Indonesia (11/9/17) kembali dipercaya untuk menyelenggarakan Sidang Pleno ke-33 ISO/TC 176 Quality Management and Quality Assurance di Bali. Pertemuan ini dibuka oleh Ketua ISO/TC 176 Katie Altoft, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan dihadiri oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional Bambang Prasetya, Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indra Gobel, serta Roni Sutrisno dari Proxsis Group dipercaya untuk menjadi wakil peserta dari delegasi Indonesia.

ISO / TC 176, mencakup standar kualitas manajemen (sistem kualitas manajemen umum dan teknologi dukungan) serta standarisasi manajemen mutu di sektor tertentu atas permintaan sektor yang terkena dampak dan Badan Manajemen Teknis ISO.

Untuk menjadi anggota ISO / TC 176, terbuka untuk semua badan nasional.  Seorang anggota dapat berpartisipasi (P) atau mengamati (O), perbedaannya adalah kemampuan untuk memberikan suara pada standar yang diusulkan dan hal lainnya. Organisasi lain dapat berpartisipasi sebagai anggota pendamping, beberapa  untuk internal ISO dan IEC dan lainnya untuk eksternal. Tidak ada persyaratan bagi anggota badan untuk memelihara status (atau apapun) pada semua subkomite. Subkomite, kelompok kerja, kelompok tugas dan badan lainnya dapat diciptakan untuk menghadapi situasi baru atau dibubarkan jika wilayah kerja tidak lagi relevan.

Dihadiri oleh 125 peserta dari 45 negara Brazil, Kanada, Iran, Chile, Kolumbia, Congo, Meksiko, Namibia, Belanda, Selandia Baru, Pakistan, Panama, China, Portugal, Korea, Israel, Rusia, Arab Saudi, Malaysia, Swiss, Swedia, Tanzania, Thailand, Argentina, Australia, Austria, Belgium, Botswana, Trinidad and Tobago, Tunisia, Inggris, Amerika, Kosta Rica, Ekuador, El Salvador, Finlandia, Perancis, Jerman, Hong Kong, Botswana, India, Indonesia, Italia, Jepang,  dan Vietnam. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 11-15 September 2017.

Roni Sutrisno, Direktur Proxsis Group yang menjadi salah satu anggota delegasi ISO / TC 176 yang menghadiri rapat pleno ke – 33 di Bali, “secara umum telah menghasilkan progres yang signifikan. Dalam satu minggu telah berhasil menyelesaikan dua standar yang akan maju ke dalam proses pengambilan suara untuk ISO/FDIS 9004 (pedoman penerapan sistem manajemen mutu agar organisasi memetik sukses berkesinambungan) dan ISO/FDIS 1005 (perencanaan mutu)”. Selain itu, mulai terumuskannya pula konsep sistem manajemen mutu masa depan yang mengakomodasikan perkembangan teknologi, peradaban dan sosial budaya.

Selain standar ISO 9001, cukup banyak petunjuk (guideline) dan publikasi lainnya yang disusun oleh ISO/TC 176 terkait mutu, sistem manajemen mutu dan sistem penjaminan mutu yang dapat dijadikan rujukan bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya. Perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya ini untuk meningkatkan kinerjanya.

Pesan dari Direktur Proxsis yang menjadi salah satu anggota delegasi ISO / TC 176 “Kami dari ISO/TC 176 senantiasa berkolaborasi untuk menjadikan acuan terbaik di bidang mutu, sistem manajemen mutu dan sistem penjaminan mutu dengan penuh cinta, kasih sayang dan perhatian (love, care and attention) untuk dunia yang lebih baik”

No comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: