Mendorong Generasi Milenial Menjadi Pelaku Bisnis

Generasi milenial perlu didorong menjadi pelaku bisnis karena mereka memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Apalagi, generasi milenial diperkirakan akan mendominasi 70% jumlah populasi di Tanah Air pada tahun 2030 mendatang.

Hal inilah yang menjadi pokok pembicaraan dalam kegiatan bincang-bincang (talkshow) bertajuk Startup Bisnis untuk Kaum Milenial yang digelar di Kinanti Building, Jakarta, Sabtu (27/10 2018). Kegiatan ini dihadiri oleh para pembicara seperti tokoh entrepreneur Sandiaga Uno, GMB ITB Inkubator Bisnis juga Founder dari Proxsis Group Rudi Maulana dan tokoh entrepreneur Erick Thohir.

Talkshow ini sendiri merupakan rangkaian dari kegiatan ICE 2nd Indonesia CSR Exhibition 2018: Inovasi CSR bagi Komunitas UMKM yang berlangsung selama periode Kamis-Sabtu. 25-27 Oktober 2018.

Dalam beberapa kesempatan tokoh entrepreneur. Sandiaga Uno, kerap mengatakan generasi milenial memiliki potensi besar untuk memajukan perekonomian masyarakat karena mereka memiliki minat besar terhadap dunia bisnis. Ketertarikan terhadap dunia bisnis tersebut harus dimanfaatkan dengan baik melalui berbagai macam cara, yang salah satunya adalah dengan bergabung ke komunitas pengusaha agar memperkaya wawasan dan memperluas jejaring.

“Dengan banyaknya kaum milenial yang jadi pengusaha maka akan membantu negara mempercepat kemajuan nasional dan mempercepat pembangunan,” katanya.

Sandiaga kerap memberi motivasi kepada para generasi milenial untuk tidak cepat menyerah dalam membangun usaha. Apalagi, di era digital seperti saat ini banyak hal bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Para pengusaha juga bisa memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk melakukan pemasaran, pelaporan keuangan, hingga mendapatkan bantuan permodalan.

Adapun, selama tiga hari kegiatan ICE 2018 berlangsung meriah dengan kehadiran beberapa peserta mulai dari para perusahaan pelaku CSR. perusahaan operator CSR. dan mitra binaan CSR. Kemudian kegiatan ini juga diramaikan oleh para pengunjung mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan swasta, pegawai negeri. pegawai BUMN dan BUMD, masyarakat umum, pengusaha, dan jurnalis.

No comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: