Analisis Risiko

Tahap selanjutnya dari identifikasi risiko–yang menemukan, mengenali, dan mendeskripsikan risiko–adalah analisis risiko (risk analysis). Proses pada klausul 5.4.3 ISO 31000 ini adalah proses untuk memahami sifat risiko dan menentukan tingkat risiko. Kegiatan utama dilakukan pada tahap ini adalah memberi nilai pada risiko agar dapat ditimbang tingkatnya. Kuantifikasi risiko ini dilakukan dengan menyatakan dua dimensi risiko, […]
Membuat Register Risiko Sederhana

Register risiko atau daftar risiko adalah suatu daftar yang memuat risiko-risiko yang dihadapi oleh suatu entitas. Daftar ini merupakan salah satu wujud pendokumentasian proses manajemen risiko dan merupakan penerapan prinsip manajemen risiko ISO 31000 yang kelima: sistematis, terstruktur, dan tepat waktu. Dokumen ini mulai dibuat pada proses identifikasi risiko (subproses penilaian risiko), sesuai dengan klausul […]
Belajar Membangun Kepercayaan dari Stephen M.R Covey

Semua hubungan didasarkan atas kepercayaan. Dalam bukunya, Speed of Trust (2006), Stephen Covey menyebutkan bahwa kepercayaan (trust) dibangun dari kredibilitas (credibility). Kredibilitas diperoleh dari empat pilar, yaitu integritas (integrity), niat (intent), kapabilitas (capability), dan hasil (result). Integritas dan niat termasuk dalam kelompok pilar karakter (character), sedangkan kapabilitas dan hasil termasuk dalam kelompok pilar kompetensi (competence). […]
Good Corporate Governance (GCG) dan Penerapannya di Indonesia Part I

Sulit dipungkiri, selama sepuluh tahun terakhir ini, istilah Good Corporate Governance (GCG) kian populer. Tak hanya populer, istilah tersebut juga ditempatkan di posisi terhormat. Pertama, GCG merupakan salah satu kunci sukses perusahaan untuk tumbuh dan menguntungkan dalam jangka panjang, sekaligus memenangkan persaingan bisnis global. Kedua, krisis ekonomi di kawasan Asia dan Amerika Latin yang diyakini […]
Bagaimana Peran Risk Assessment dalam Business Continuity Management (BCM)?

Risk Assessment merupakan salah satu tahapan dalam Business Continuity Manajemen. Risk assessment dilakukan setelah menentukan Business Impact Analisys (BIA) dimana organisasi telah mengidentifikasi proses-proses bisnis yang bersifat kritis dalam organisasi, mengidentifikasi risiko yang timbul dari masing-masing proses, menghitung dampak yang ditimbulkan bila proses-proses bisnis yang kritis tersebut terganggu atau terhenti. Penilaian Risiko (Risk Assessment) dalam […]