[vc_row][vc_column][vc_column_text]Budaya Integritas & kepatuhan saat ini terus berkembang. Banyak organisasi yang mulai menerapkan budaya ini untuk memastikan kesuksesan & keberlangsungan usaha mereka dalam jangka panjang. Dalam membangun budaya ini dibutuhkan standar prosedur yang menunjukkan komitmen untuk memenuhi persyaratan hukum yang berlaku.
Organisasi yang ingin membuat standar prosedur terkait pengembangan Budaya Integritas & kepatuhan, dapat mengadopsi standar sistem manajemen yang ada. International Organization for Standardization (ISO) telah menerbitkan standar Sistem Manajemen Kepatuhan (Compliance Management Systems ((CMS)) ISO 19600:2014. Standar ini berisi pedoman untuk menerapkan, mengevaluasi, memelihara, dan meningkatkan sistem manajemen kepatuhan yang efektif serta rekomendasi tentang elemen-elemen yang ada pada organisasi sehingga organisasi dapat menunjukkan komitmennya terhadap persyaratan hukum dan kapasitasnya untuk menjalankan kewajibannya.
Standar ini mulai diadopsi oleh organisasi-organisasi dalam membangun sistem praktik terbaik untuk kepatuhan dalam organisasi. Panduan pada Standar Internasional ini ditujukan untuk dapat disesuaikan, dan penggunaan panduan ini dapat berbeda bergantung pada ukuran dan tingkat maturitas sistem manajemen kepatuhan organisasi, serta pada konteks, sifat, dan kompleksitas aktivitas organisasi, termasuk kebijakan dan sasaran kepatuhannya.
Alur Sistem Manajemen Kepatuhan[/vc_column_text][us_image image=”12980″ size=”us_768_0″ align=”center”][vc_column_text]Langkah-Langkah Implementasi Sistem Manajemen Kepatuhan
ISO 19600:2014 menguraikan langkah-langkah untuk mengembangkan, menerapkan, mengukur, dan menyempurnakan sistem manajemen kepatuhan. Organisasi menentukan struktur organisasi untuk kepatuhan, ruang lingkup, menetapkan kebijakan, standar, membuat dokumentasi, jadwal pelatihan dan banyak lagi. Organisasi diharapkan dapat mengikuti 15 langkah di bawah ini sehingga persyaratan standar ISO 19600: 2014 untuk sistem manajemen kepatuhan dapat terpenuhi.
Langkah 1Â Â Â Â Â Â Â : Membuat struktur organisasi untuk kepatuhan
Langkah 2Â Â Â Â Â Â Â : Mengembangkan kerangka kerja manajemen kepatuhan
Langkah 3Â Â Â Â Â Â Â : Mengembangkan kebijakan manajemen kepatuhan
Langkah 4Â Â Â Â Â Â Â : Mengidentifikasi kewajiban dan komitmen kepatuhan
Langkah 5Â Â Â Â Â Â Â : Membuat dokumentasi kepatuhan
Langkah 6Â Â Â Â Â Â Â : Membuat dokumentasi penting lainnya yang diperlukan
Langkah 7Â Â Â Â Â Â Â : Membuat repositori dokumen yang tersentralisasi
Langkah 8Â Â Â Â Â Â Â : Menetapkan prosedur dan proses
Langkah 9Â Â Â Â Â Â Â : Mengembangkan prosedur manajemen kepatuhan
Langkah 10Â Â Â Â Â : Melakukan penjadwalan untuk mengidentifikasi daftar kewajiban kepatuhan
Langkah 11Â Â Â Â Â : Mengimplementasikan sistem manajemen kepatuhan
Langkah 12Â Â Â Â Â : Menjadwalkan pelatihan kepatuhan
Langkah 13Â Â Â Â Â : Membuat laporan kinerja dan analitik
Langkah 14Â Â Â Â Â : Melakukan peningkatan berkelanjutan
Langkah 15Â Â Â Â Â : Mengimplementasikan sistem kepatuhan sesuai roadmap
Untuk menunjang implementasi sistem kepatuhan di atas, salah satu sistem manajemen yang dapat diintegrasikan adalah ISO 37001:2016 yang berfokus pada sistem manajemen anti penyuapan.
Jika organisasi Anda baru dalam mengimplementasikan standar kepatuhan, diharapkan informasi ini dapat membantu organisasi untuk mengimplementasikan praktik terbaik dan membangun sistem manajemen kepatuhan. Selain itu memberikan informasi dalam mengatur sistem internal untuk memenuhi kewajiban dan komitmen hukum dalam organisasi Anda.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]